Aku anak ketiga dari tiga saudara kata ibu aku anak yang cantik sekarang aku sekolah di sdn 04 malaka jaya jakarta timur teman-teman ayo kita gabung disini
Kamis, 20 Desember 2012
akhir tahun
hari kamis tadi aku ambil nilai raport sama bibi karena ayah ibu ga bisa ngambil nilai nya bagus-bagus terima kasih untuk semuanya
Kamis, 15 November 2012
Sabtu, 01 September 2012
Ulang Tahunku
1 September 2012 hari ini hari ulang tahunku terima kasih Ayah Terima kasih Ibu terima kasih juga buat mas Fikri mas Faris bibiku juga buat temen-teman semua yg udah menghadiri acara ulang tahunku tidak lupa juga buat bu Guru
lebaran di Kota Kuningan Cirebon
Lebaran Tahun ini aku seperti lebaran sebelumnya selalu pergi bersama Ayah Ibu dan Kakaku ke Kota Kuningan Untuk menjemput bibiku yang tinggal di Kuningan. hari sabtu aku berangkat dari Jakarta jam 2 siang setelah menjemput Ibuku pulang kerja di Rumah sakit Husada, jam setengah tujuh malam aku sudah sampai di bandorasa kuningan karena di perjalanan lancar kemeudian aku makan malam di rumah makan ampera Kuningan setelah makan aku pergi menuju tempat penginapan di kota kuningan di hotel purnama yang sudah berubah tempatnya lebih bersih dan ada tempat untuk bermaen ikan , kata ayhku itu buat terapi ikan supaya di gigit penyakitnya, esok harinya aku jalan-jalan di Kota Kuningan menuju Taman Kota kebetulan hari minggu banyak sekali warga masyarakat Kuningan yang jalan-jalan pagi di taman Kota Kuningan sayangnya ketika aku sampai di taman banyak sekali sampah berserakan da kotoran kuda di jalanan. beda dengan tahun sebelumnya taman kotanya bersih tapi sekarang jadi kotor dan bau seperti ga pernah di sapu mungkon karena lebaran petugasnya pada libur semoga aja tahun depa aku ke kuningan kotanya sudah bersih lagi.
Jumat, 06 Juli 2012
Selasa, 26 Juni 2012
PPRSK DEMO
Penghuni rumah susun perumnas melakukan demo di lapangan bola perumnas kelender
Pengurus PPRSK dan warga rumah susun perumnas kelender demo menentang pemagaran lapangan bola rumah susun kelender yang di lakukan pihak perumnas
Minggu, 20 Mei 2012
Jalan-jalan ke Ancol
APARTEMEN ANCOL MANSION JAKARTA
PERAHU LAYAR PANTAI ANCOL JAKARTA
FOTO DI TANGGA TAMAN KAPAL PECAH
SAPA YANG MAU MAKAN DI AW
DUA TOWER DI ANCOL
dah lama ga berenang di ancol tadi pagi aku pergi keancol sama kakaku mas fikri dan mas faris juga bibiku dan di anter ayah sekalian mengantar ibuku berangkat kerja di rumah sakit husada kebetulan ibuku masuk pagi tapi karna kesiangan berangkatnya ayahku jadi ngomel deh karna masuk ancol sudah jam enam lewat akibatnya ga kebagian parkir di tepi pantai aku turun di depan resto jimbaran dari situ aku jalan melewati kuburan belanda untungnya ayahku bawa sepeda jadi aku bergantian naik sepeda menuju pantai sesampainya di pantai aku bermain pasir dan berenang sampai siang ga terasa perutku dah laper aku terus mandi deh selesai mandi aku di ajak makan di AW selesai makan aku pergi bermain di kapal pecah tempat kesukaanku kalau aku pergi ke ancol sambil foto-foto deh sekalian mejeng dengan latar belakang Apartemen Ancol Mansion weh asik banget pemandangannya.
Kamis, 17 Mei 2012
belajar berhitung
boleh copas
1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321
1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 + 10 = 1111111111
9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888
1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321
1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 + 10 = 1111111111
9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888
Senin, 26 Maret 2012
Tomcat adalah Sahabat Petani
REPUBLIKA.CO.ID, CAKUNG – Tomcat bukan menjadi petaka bagi petani, justru serangga tersebut sangat membantu mereka.
"Tomcat bukan bahaya bagi kami, justru kami terbantu," ujar Soyid (56). Sudah 12 tahun dia menjadi petani di persawahan Cakung, Jakarta Timur.
Setiap hari dia selalu melihat tomcat. Serangga tersebut sering hinggap di badannya, namun dia biasa saja, tidak ada gejala apa-apa.
Para petani biasa memanggil tomcat dengan 'semut gede'. Serangga ini menjadi sahabat petani karena membantu mereka memberantas hama tanaman sayuran, yakni wereng. Hama jenis wereng beragam, ada wereng merah, putih, coklat, dan hitam. Bila tanaman atau sayuran sudah terkena hama ini, maka sayurang terancam mati.
Soyid mengatakan, bila wereng terkena padi maka sudah dipastikan gagal panen. Dulu dia menanam sawi dan pakcoy, namun hama wereng sangat suka tumbuhan tersebut.
Saat ini, dia beralih menanam kangkung dan bayam. Selama menjadi petani, Soyid tidak pernah tersengat tomcat. Padahal, tiap hari dia pasti mendapatkan tomcat di kebunnya.
Rabu, 29 Februari 2012
JALAN-JALAN KE MUSEUM WAYANG
Letak bangunan gedung Museum Wayang di Jl. Pintu Besar Utara No. 27. pada mulanya merupakan lokasi gereja tua yang didirikan VOC pada tahun 1640 dengan nama “ de oude Hollandsche Kerk “ sampai tahun 1732 yang berfungsi sebagai tempat untuk peribadatan penduduk sipil dan tentara bangsa Belanda yang tinggal di Batavia
Pada tahun 1733 gereja tersebut mengalami perbaikan, dan namanya dirubah menjadi “ de nieuwe Hollandsche Kerk “ dan berdiri terus sampai tahun 1808. Di halaman gereja ini yang sekarang menjadi ruangan taman terbuka Museum Wayang, di dalamnya terdapat taman kecil dengan prasasti-prasastinya yang berjumlah 9 ( sembilan ) buah yang menampilkan nama-nama pejabat Belanda yang pernah dimakamkan di halaman gereja tersebut.
Diantara prasasti tersebut tertulis nama Jan Pieterszoon Coen, seorang Gubernur Jenderal yang berhasil menguasai kota Jayakarta pada tanggal 30 Mei 1619 setelah kekuasaan P. Jayakarta lumpuh akibat pertentangan dengan Kraton Banten, Dalam tahun 1621 Heeren XVII memerintahkan Coen untuk memakai nama Batavia untuk kota Pelabuhan Jayakarta. Kota Batavia yang dibangun oleh Coen diatas puing reruntuhan Jayakarta dengan membuat suatu kota tiruan sesuai dengan kota-kota di negeri Belanda.
|
Sebagai akibat terjadinya gempa, bangunan Gereja Belanda Baru itu telah rusak. Selanjutnya lokasi bekas Gereja tersebut dibangunlah gedung yang nampak sebagaimana sekarang ini dengan fungsinya sebagi gudang milik perusahaan Geo Wehry & Co. Bagian muka museum ini dibangun pada tahun 1912 dengan gaya Noe Reinaissance, dan pada tahun 1938 seluruh bagian gedung ini dipugar dan disesuaikan dengan gaya rumah Belanda pada zaman Kompeni.
Sesuai besluit pemerintah Hindia Belanda tertanggal 14 Agustus 1936 telah ditetapkan gedung beserta tanahnya menjadi monumen. Selanjutnya dibeli oleh Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen ( BG ) yaitu lembaga independent yang didirikan untuk tujuan memajukan penelitian dalam bidang seni dan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang-bidang ilmu biologi, fisika, arkeologi, kesusastraan, etnologi dan sejarah, serta menerbitkan hasil penelitian.
Pada tahun 1937 oleh lembaga tersebut gedung diserahkan kepada Stichting oud Batavia dan kemudian dijadikan museum dengan nama “ de oude Bataviasche Museum “ atau museum Batavia Lama “ yang pembukaannya dilakukan oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda terakhir, Jonkheer Meester Aldius Warmoldu Lambertus Tjarda van Starkenborg Stachouwer (22 Desember 1939)
Sejak pendudukan Jepang dan revolusi kemerdekaan R.I. gedung museum ini tidak terawat. Pada tahun 1957 diserahkan kepada Lembaga Kebudayaan Indonesia ( LKI ) dan sejak itu nama museum diganti menjadi Museum Jakarta Lama
Pada tanggal 1 Agustus 1960 namanya disingkat menjadi Museum Jakarta. Pada tanggal 17 September 1962 oleh LKI diserahkan kepada pemerintah R.I. cq Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dan pada akhirnya pada tanggal 23 Juni 1968 oleh Dirjen Kebudayaan Dep. Pendidikan dan Kebudayaan gedung museum diserahkan kepada Pemerintah DKI Jakarta dan di gedung ini pula Dinas Museum dan Sejarah DKI Jakarta berkantor
Sejak kepindahan Museum Jakarta (sekarang Museum Sejarah Jakarta) ke gedung bekas KODIM 0503 Jakarta Barat yang dahulunya disebut gedung Stadhuis / Balaikota, maka bekas gedung Dinas Museum dan Sejarah DKI Jakarta kemudian dijadikan Museum Wayang. Gagasan didirikannya Museum Wayang adalah ketika Gubernur DKI Jakarta H. Ali Sadikin ketika menghadiri Pekan Wayang II tahun 1974. Dengan dukungan panitia acara tersebut, Gubernur DKI Jakarta dengan para pecinta wayang, Pemerintah DKI Jakarta menunjuk gedung yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No. 27 sebagai Museum Wayang.
Sebagai pendamping Museum Wayang didirikan Yayasan Nawangi dengan H. Budiardjo sebagai Ketua Umum. Selanjutnya Yayasan menunjuk Ir. Haryono Haryo Guritno sebagai pimpinan proyek pendirian Museum Wayang. Sesudah penataan koleksi wayang selesai maka pada tanggal 13 Agustus 1975 diresmikan pembukaan Museum Wayang oleh Gubernur DKI Jakarta H. Ali Sadikin. Museum Wayang merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kebudayaan dan Permuseuman di bidang pewayangan terakhir berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Propinsi DKI Jakarta Nomor 134 tahun 2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta (BAB VIII, Pasal 33, 1).
TULISAN DI SALIN DARI : http://www.museumwayang.com | ||||
Rabu, 15 Februari 2012
Senin, 13 Februari 2012
Rabu, 08 Februari 2012
Bilangan asli
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Wajar apabila bilangan asli adalah jenis pertama dari bilangan yang digunakan untuk membilang, menghitung, dsb. Sifat yang lebih dalam tentang bilangan asli, termasuk kaitannya dengan bilangan prima, dipelajari dalam teori bilangan. Untuk matematika lanjut, bilangan asli dapat dipakai untuk mengurutkan dan mendefinisikan sifat hitungan suatu himpunan.
Setiap bilangan, misalnya bilangan 1, adalah konsep abstrak yg tak bisa tertangkap oleh indera manusia, tetapi bersifat universal. Salah satu cara memperkenalkan konsep himpunan semua bilangan asli sebagai sebuah struktur abstrak adalah melalui aksioma Peano (sebagai ilustrasi, lihat aritmetika Peano).
Konsep bilangan-bilangan yg lebih umum dan lebih luas memerlukan pembahasan lebih jauh, bahkan kadang-kadang memerlukan kedalaman logika untuk bisa memahami dan mendefinisikannya. Misalnya dalam teori matematika, himpunan semua bilangan rasional bisa dibangun secara bertahap, diawali dari himpunan bilangan-bilangan asli.
[sunting] Sejarah bilangan asli
Bilangan asli memiliki asal dari kata-kata yang digunakan untuk menghitung benda-benda, dimulai dari bilangan satu.Kemajuan besar pertama dalam abstraksi adalah penggunaan sistem bilangan untuk melambangkan angka-angka. Ini memungkinkan pencatatan bilangan besar. Sebagai contoh, orang-orang Babylonia mengembangkan sistem berbasis posisi untuk angka 1 dan 10. Orang Mesir kuno memiliki sistem bilangan dengan hieroglif berbeda untuk 1, 10, dan semua pangkat 10 sampai pada satu juta. Sebuah ukuran batu dari Karnak, tertanggal sekitar 1500 SM dan sekarang berada di Louvre, Paris, melambangkan 276 sebagai 2 ratusan, 7 puluhan dan 6 satuan; hal yang sama dilakukan untuk angka 4622.
Kemajuan besar lainnya adalah pengembangan gagasan angka nol sebagai bilangan dengan lambangnya tersendiri. Nol telah digunakan dalam notasi posisi sedini 700 SM oleh orang-orang Babylon, namun mereka mencopotnya bila menjadi lambang terakhir pada bilangan tersebut. Konsep nol pada masa modern berasal dari matematikawan India Brahmagupta.
Pada abad ke-19 dikembangkan definisi bilangan asli menggunakan teori himpunan. Dengan definisi ini, dirasakan lebih mudah memasukkan nol (berkorespondensi dengan himpunan kosong) sebagai bilangan asli, dan sekarang menjadi konvensi dalam bidang teori himpunan, logika dan ilmu komputer. Matematikawan lain, seperti dalam bidang teori bilangan, bertahan pada tradisi lama dan tetap menjadikan 1 sebagai bilangan asli pertama
Langganan:
Komentar (Atom)